Warga Soroti Kualitas Pekerjaan Siring di Desa Beluluk, Diduga Dana Rp38 Juta Lebih Terbuang Sia-sia

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:55:28 WIB

Media -  mimbarnews.com

Bangka Tengah (2/5/2026).

Proyek pembangunan siring dengan anggaran lebih dari Rp38 juta lebih yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Tengah menuai sorotan tajam dari masyarakat.

Proyek yang berlokasi di Jalan Melati, Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan dan dinilai tidak memberikan manfaat maksimal bagi warga sekitar.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi bangunan siring yang tampak kurang rapi, bahkan di beberapa titik terlihat mulai mengalami kerusakan meski proyek tersebut belum lama selesai dikerjakan.

Hal ini menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas pengerjaan serta pengawasan dari pihak terkait.

Sejumlah warga setempat mengaku kecewa dengan hasil proyek tersebut.

Mereka menilai pembangunan yang seharusnya berfungsi untuk mengalirkan air dan mencegah genangan justru tidak berjalan optimal.

“Baru selesai, tapi sudah seperti ini. Kami khawatir tidak akan bertahan lama.

Kalau hujan deras, air tetap meluap,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran yang dinilai cukup besar untuk ukuran proyek tersebut.

Mereka berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan evaluasi dan pemeriksaan menyeluruh.

“Kalau memang anggarannya besar, seharusnya hasilnya juga bagus dan tahan lama.

Jangan sampai uang negara terkesan terbuang percuma,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PUPR Kabupaten Bangka Tengah terkait dugaan lemahnya kualitas pekerjaan tersebut.

Masyarakat berharap ada klarifikasi serta tindakan tegas jika ditemukan adanya pelanggaran dalam pelaksanaan proyek.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dalam setiap pelaksanaan proyek pembangunan, agar anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan sebaliknya menjadi pekerjaan yang sia-sia.

(Red)

Terkini