Siak, Mimbarnews.com – Personel Polsek Minas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui pendampingan dan pemantauan terhadap lahan pertanian masyarakat. Pada Senin (3/8/2026), Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah, AIPTU Andri Azmi, melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil milik Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning di Jalan Manggis Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan bersama para petani untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan.
Lahan pertanian seluas 1,5 hektare yang dikelola Poktan Dahlia Kuning dengan ketua kelompok Syamsul Bahri itu telah seluruhnya ditanami jagung pipil. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berusia 32 hari menunjukkan perkembangan yang cukup baik dengan tinggi tanaman bervariasi antara 17 hingga 30 sentimeter.
Selain itu, kondisi lahan juga terawat dengan baik. Gulma di sekitar tanaman telah dibersihkan sehingga tidak mengganggu pertumbuhan jagung. Namun demikian, cuaca panas ekstrem menjadi tantangan yang harus dihadapi para petani sehingga diperlukan penyiraman secara berkala agar tanaman tetap tumbuh optimal.
Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang melibatkan masyarakat.
"Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi para petani, mulai dari proses penanaman hingga masa panen. Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik sehingga mampu mendukung ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Minas," ujar Kompol Syahrizal.
Ia menambahkan, hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung tumbuh dalam kondisi baik. Meski demikian, pihaknya mengimbau agar kelompok tani tetap melakukan penyiraman secara rutin mengingat kondisi cuaca yang cukup panas, serta melaksanakan pemupukan menggunakan pupuk NPK agar pertumbuhan batang jagung semakin optimal.
Sebagai tindak lanjut, para petani akan melakukan penyiraman air secara estafet serta pemupukan berkala untuk menjaga pertumbuhan tanaman hingga memasuki masa panen.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.***