Siak, Mimbarnews.com – PT Arara Abadi melalui Distrik Tapung menyalurkan bantuan pupuk kepada Kelompok Tani Dahlia Kuning di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Kamis (6/8/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Swasembada Pangan Nasional sekaligus upaya meningkatkan produktivitas pertanian jagung di wilayah tersebut.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB di lahan pertanian jagung pipil seluas 1,5 hektare yang berada di Jalan Manggis, Gang Sirna, Kampung Rantau Bertuah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah Aiptu Andre Azmi, perwakilan Humas PT Arara Abadi Distrik Tapung Anelius Zendrato dan Mizani Islami, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Minas Hendrik Suprapto, SP, Kepala Dusun Suka Maju Arsi Nurpajri, serta Ketua Kelompok Tani Dahlia Kuning Samsul Bahri.
Adapun bantuan yang diserahkan terdiri dari 1.500 kilogram pupuk dolomit atau 30 karung, 450 kilogram pupuk NPK atau 9 karung, serta 150 kilogram pupuk KCL atau 3 karung. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung budidaya jagung pipil yang menjadi salah satu komoditas unggulan dalam program ketahanan pangan di Kampung Rantau Bertuah.
Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, mengatakan pihaknya hadir untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan transparan dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.
"Polsek Minas mendukung penuh program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI. Kehadiran kami bertujuan memastikan bantuan CSR dari PT Arara Abadi benar-benar diterima oleh kelompok tani yang berhak, tepat jumlah, tepat kualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan hasil pertanian masyarakat," ujar Kompol Syahrizal.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Polri, perusahaan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam mewujudkan swasembada pangan di daerah.
"Sinergi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Kami juga akan terus melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program CSR agar benar-benar berdampak bagi kesejahteraan petani," tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan produktivitas lahan jagung pipil seluas 1,5 hektare milik Kelompok Tani Dahlia Kuning dapat meningkat, sekaligus menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan aparat dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.***