Pembalakan Liar Kayu Dilindungi Diduga Marak di Hutan Desa Bulin, Bangka Barat

Pembalakan Liar Kayu Dilindungi Diduga Marak di Hutan Desa Bulin, Bangka Barat
Foto ilustrasi

Desa Bulin, 14 Mei 2026 — Aktivitas dugaan pembalakan liar dan pencurian kayu yang dilindungi jenis nyatoh dan meranti dilaporkan terjadi di kawasan hutan Desa Bulin, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Aktivitas tersebut disebut semakin sering terjadi, terutama pada malam hari.

Sejumlah warga menyampaikan bahwa lalu lintas keluar masuk orang yang diduga pelaku berlangsung hampir setiap malam dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena diduga telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penindakan tegas.

Warga juga menyoroti dugaan lemahnya pengawasan di tingkat desa, termasuk sikap aparatur setempat yang dinilai belum menunjukkan respons signifikan terhadap aktivitas yang terjadi di kawasan hutan tersebut. Selain itu, kendaraan pengangkut kayu dilaporkan kerap melintas menuju lokasi tertentu di luar kawasan hutan.

Salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa aktivitas mencurigakan kerap terlihat pada malam hari.

“Setiap malam ada aktivitas keluar masuk orang dari arah hutan. Kayu nyatoh dan meranti dibawa keluar secara diam-diam. Kami heran karena seolah tidak ada tindakan,” ujarnya.

Masyarakat setempat meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta aparat gabungan penegakan hukum (Gakkum), untuk segera melakukan penelusuran dan penindakan di lapangan guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Mereka juga mengingatkan bahwa apabila dibiarkan, aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih luas, mengancam ekosistem hutan, serta merugikan negara.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pemerintah desa, pihak terkait, serta instansi berwenang untuk memperoleh keterangan yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index