Jagung Poktan Dahlia Kuning Program Ketahanan Pangan Nasional Tumbuh Subur, Polsek Minas Lakukan Pemantauan

Jagung Poktan Dahlia Kuning Program Ketahanan Pangan Nasional Tumbuh Subur, Polsek Minas Lakukan Pemantauan

SIAK — Program ketahanan pangan melalui budidaya jagung pipil terus mendapat perhatian dari jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Minas, Kabupaten Siak, Riau. Senin (31/8/2026), petugas kembali melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung milik kelompok tani (Poktan) Dahlia Kuning di Jalan Manggis Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas.

Pengecekan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah Aiptu Andri Azmi bersama Panit 2 Binmas Bripka Yoga Suparno. Kegiatan juga melibatkan masyarakat petani yang tergabung dalam Poktan Dahlia Kuning.

Lahan pertanian yang dipantau memiliki luas sekitar 1,5 hektare dengan komoditas jagung pipil. Lahan tersebut merupakan perkebunan milik warga yang dikelola Poktan Dahlia Kuning di bawah kepemimpinan Syamsul Bahri.

Dari hasil pengecekan, tanaman jagung yang kini memasuki usia sekitar 60 hari menunjukkan perkembangan cukup baik. Hampir seluruh tanaman telah berbunga dan tongkol jagung juga sudah mulai muncul.

Pertumbuhan tanaman terpantau cukup subur dengan tinggi yang bervariasi, mulai dari sekitar 180 sentimeter hingga mencapai 2,1 meter.

Selain pertumbuhan tanaman, petugas juga memastikan kondisi lahan. Gulma yang sebelumnya tumbuh di sekitar tanaman telah dibersihkan. Pemupukan menggunakan KCL juga telah dilakukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tongkol jagung.

Namun, kondisi cuaca yang cukup panas menjadi salah satu tantangan bagi petani. Untuk menjaga tanaman tetap mendapatkan pasokan air, penyiraman dilakukan secara berkala dengan mendatangkan air secara estafet.

Kapolsek Minas Kompol Syahrizal mengatakan, pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Minas berjalan dan memberikan hasil yang optimal.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan. Dari hasil pengecekan, tanaman di lahan Poktan Dahlia Kuning tumbuh dengan baik dan sebagian besar sudah memasuki fase berbunga serta mulai membentuk tongkol,” ujar Kompol Syahrizal.

Menurutnya, kondisi tanaman yang sudah memasuki usia 60 hari membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam menghadapi cuaca panas yang cukup ekstrem.

“Penyiraman harus dilakukan secara berkala karena kondisi cuaca cukup panas. Air didatangkan secara estafet untuk menjaga tanaman tetap mendapatkan kebutuhan air,” jelasnya.

Kompol Syahrizal juga menyampaikan bahwa pemupukan lanjutan menggunakan KCL perlu dilakukan untuk membantu mendukung pembentukan dan pembesaran tongkol jagung.

“Kami mengimbau petani untuk tetap melakukan perawatan secara rutin, termasuk penyiraman dan pemupukan KCL. Harapannya, tongkol jagung dapat berkembang maksimal sehingga hasil panen nantinya juga baik,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kerja sama antara petani, kelompok tani, masyarakat dan seluruh pihak terkait.

“Kepolisian melalui Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan dan monitoring. Kami berharap tanaman jagung ini dapat tumbuh hingga masa panen dengan hasil yang maksimal dan memberikan manfaat bagi para petani,” pungkas Kompol Syahrizal.

Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan lancar.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index