MimbarNews.com - Di tengah luka yang masih membekas akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, harapan kembali tumbuh dari kepedulian sesama.
Ketika air telah surut dan sorotan mulai mereda, solidaritas justru hadir membawa kehangatan bagi mereka yang terdampak.
Forum Komunikasi Masyarakat Stabat (FORKAMAS), wadah masyarakat Stabat dan sekitarnya yang merantau di Ibukota Jakarta, menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan tidak pernah surut, dengan menyalurkan bantuan berupa pakaian bagi para korban bencana di Kabupaten Langkat dan Aceh.
Meski banjir telah surut, dampak sosial pascabencana masih dirasakan sangat kuat oleh masyarakat terdampak.
Banyak keluarga kehilangan harta benda, bahkan rumah yang hanyut terbawa arus, sehingga kebutuhan dasar seperti pakaian menjadi hal yang mendesak.
Kondisi inilah yang mengetuk nurani keluarga besar FORKAMAS untuk bergerak dan hadir membantu saudara-saudara mereka yang tengah menghadapi masa sulit.
Bantuan kemanusiaan tersebut dikirim langsung oleh Ketua FORKAMAS, Muhammad Husni Hasan, ke Kabupaten Langkat dan diterima oleh Ariswan, seorang penggiat sosial yang selama ini aktif dalam kegiatan kemanusiaan di wilayah tersebut.
Bantuan ini merupakan hasil donasi dari keluarga besar FORKAMAS serta partisipasi masyarakat yang tergerak untuk berbagi dan meringankan beban para korban bencana.
Saat diwawancarai redaksi, Muhammad Husni Hasan menyampaikan bahwa bantuan ini lahir dari rasa kebersamaan dan ikatan kekeluargaan yang kuat.
Ia menegaskan bahwa masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Langkat dan Aceh adalah saudara kami.
Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar para korban senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini, dan agar kondisi pascabencana dapat segera pulih dan membaik.
Sementara itu, Ariswan menjelaskan bahwa bantuan pakaian tersebut telah disalurkan melalui berbagai jaringan komunitas dan relawan.
Sebagian bantuan disalurkan melalui Komunitas Mimbar Jum’at untuk masyarakat di Gampong Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang pada Minggu, 11 Januari 2026.
Selain itu, bantuan juga disalurkan melalui rekan-rekan penggiat sosial, di antaranya Mika Andrean yang menyalurkan bantuan ke Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, serta Sri Astuti yang menyalurkan bantuan ke Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.
Ariswan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar FORKAMAS atas kepedulian dan empati yang telah ditunjukkan.
Menurutnya, meskipun air banjir telah surut, luka sosial yang ditinggalkan masih sangat terasa. Banyak warga yang harus memulai kembali dari nol karena kehilangan rumah dan seluruh harta benda, termasuk pakaian yang mereka miliki.
Aksi kemanusiaan FORKAMAS ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian sosial tidak mengenal jarak.
Dari Jakarta, tangan-tangan kepedulian menjangkau saudara-saudara di daerah terdampak bencana, membawa harapan, kehangatan, dan semangat untuk bangkit bersama.